Catatan
Rabuan
Azrul
Ananda
#116

Olahraga populer memang dilematis di tengah pandemi ini. Di satu sisi, menyelenggarakannya memberikan risiko besar buat banyak orang. Di sisi lain, menyelenggarakannya bisa memberikan hiburan penting di tengah masa-masa tidak enak ini.

Azrul Ananda Baca selengkapnya

#115

Saya lalu menjabarkannya: Menurut saya, "berkah" utama dari Yang di Atas untuk Abah saya bukanlah kecerdasannya. Kekuatan utama Abah saya adalah ketahanan fisiknya.

Azrul Ananda Baca selengkapnya

#114

Hidup memang belum normal. Akhir Januari ini bisa jadi penanda khusus hidup saya. Untuk kali pertama entah sejak kapan, setahun penuh saya tidak terbang naik pesawat. Pergi ke mana-mana jalan darat. Kontras dengan beberapa tahun lalu, saat saya sempat terbang 75 kali dalam kurun 90 hari.

Azrul Ananda Baca selengkapnya

#113

Ada perasaan lega saya rasakan pada Sabtu, 26 Desember lalu. Hari itu, saya sekeluarga bisa video call dengan ayah dan ibu saya di Kansas, Amerika Serikat. Saya, istri, dan tiga anak saya untuk kali pertama ngobrol panjang dengan mereka berdua.

Azrul Ananda Baca selengkapnya

#112

Vaksin memang sudah mulai disuntikkan. Cahaya sudah mulai kelihatan di ujung terowongan. Tapi terowongannya masih agak panjang.

Azrul Ananda Baca selengkapnya